Minggu, 21 Agustus 2011

Gold Conference to Paris

Hallo hallo..
Begitu banyak cerita yang harusnya saya share di sini.
Tapi... uhmmm...
kali ini posting cerita jalan-jalan ke Paris dari Oriflame dulu deh ya.

----

Ini perjalanan ke 11 kalinya dari Oriflame. Dan Paris!
Siapa sih yang nggak kenal Paris? Siapa sih yang nggak mau liat Paris?
Nah saya bersyukur banget bisa menjadi orang yang berangkat ke Paris dengan Gratis!

Berangkat dengan Lufthansa tanggal 10 Agustus kemarin. Alhamdulillah bisa ngajak anakku
Rafdi yang sudah 16 thn. Alhamdulillah juga rombongan bossfam bisa ikut 14 orang. Mestinya sih
16 orang, tapi satu bosses lagi hamil, satu bosses agi menunggu Ibunya yang sakit.

Sumpah deh, tadinya tuh malesss banget karena naik Lufthansa tuh nggak pernah ada TV.
eeehh...kali ini ada TV. Daaaann.. ada film terbarunya si Paul Walker dan Vin Diesel yang gossipnya
waktu itu nggak akan di putar di Indonesia. *Tapi sekarang lagi main sih di 21 dan cinemax

Seperti biasa, saya nggak pernah tidur di pesawat. Apalagi ada film bagus begini. Malu2in deh,
masa nonton film Fast Five itu sampai 5x. Diihhh...
yaaa..maklum, namanya juga demen. Namanya juga ga bisa tidur...

Terbang ke Singapore, transit satu jam, terbang lagi dengan pesawat yang sama selama 12 jam-an ke Frankfurt, Transit selama 3 jam, terbang lagi dengan pesawat Lufthansa lebih kecil ke Paris selama satu jam saja. Daaaaann... Kami sampai di Paris. Ini kedua kalinya aku menginjakkan kaki ke Paris.
PErtama tahun 2003 saat liburan sama suami. Yang kedua liburan dari Oriflame.

Tiba di Frankfurt.. teteuupp foto dulu
Airport di Frankfurt selalu ada cofee and hot chocolate corner di tiap pojok ruang nunggu saat boarding. Gratis!
Tiba di Paris.. iiihh sejuk udaranya.



Baru nyampe... anak gue laper. Langsung deh pesen makan di hotel dan makan di kamar. Untuk Salmon + nasi, dan Ayam bakar + nasi menghabiskan 29 euro.




 Kali ini nggak bawa tuh gue beras dan rice cooker, karena gue lagi diet berat dan nggak doyan makan. Naah anakku yang satu ini udah aku pesen dari Jakarta. Makan segala aja di sana ya. Uang udah siap kok. Yang penting jangan minta nasi sering2 soalnya pasti susah carinya. Trus anak gue ho-oh ho-oh aja. Neneknya yang ribut tuh. Sebab anak gue ini makannya kelas berat deh. Dan kudu sering. Jadi emak gue ngitung kali yaaa.. abis berapa euro tuhh? Apa nggak sayang?

Tips nih buat yang mau ke luar negeri, jangan suka ngitung2 ya kalau mau makan. Ntar nggak jadi2 makan lho. Kalo sayang uang, ya bawa aja beras dan rice cooker kecil, terus bawa lauk pauk kering dari Indonesia. Ini sangat membantu irit. Sebab di eropa nggak semua makanan halal tersedia, apalagi nasi. Dan soal harga, ya mahal pasti! Tapi kalau ke Stockholm, tenang.. disana makanan tergolong murah, banyaaaakk pula porsinya dan nasi pun ada!

Kalau lagi acara city tour dengan Oriflame gini, nggak selalu disediain makan siang, karena kan kami ada acara bebasnya. Tapi kalaupun dikasih makan, mmmm...hehehe.. ya makanan orang sanalah. Buat aku yang suka nasi sih kadang menderita untuk makan yang bukan selera aku. Aku nggak doyan junk food kaya kentucky, MC Donald, burger2an, hot-dog2an dan ujung2nya suka pengen muntah kalau lapar dan dipaksa makan junk food. Nah nggak begitu sama anak gue ini. Dia pemakan segala. Tapi di sanaaaa.... dia minta makanan berat melulu. Hayaaaahh... abislah untuk makan satu minggu itu kira2 250 euro-an..

Hari pertama tiba, malamnya kami disuguhi Welcome Dinner dengan naik Perahu mengarungi Sungai Seine. Hayaaaahh, aku ketiduran dimenit2 terakhir mau berangkat, jadi aku terlambat dan misah dari Rombongan Bosses. Nah, yang ngeselin, di bisku ini, si oriflame tour guidenya nggak bisa bahasa perancis untuk komunikasi sama supirnya, dan akhirnya kami nyasarlah ke tempat pemberhentian kontingen China dan VIetnam. Terpaksa muter lagi bisnya, salah lagi. Ampun deh. Pas sampai di boatnya peserta Indonesia, kami nggak boleh turun sama si cewek yang jutek banget dan udah salah2 info membawa kami ini. Katanya boatnya sudah penuh, jadi akan dicarikan boat lain. Laaah orang2 di bis nggak mau dong misah sama downline2nya, Kalau aku sih yakin ada tempat duduk karena kan TOP 15 Indonesia, heheheh ciyeh. Terus, Amir Mortazavi, orang nomer dua di management oriflame Indonesia datang, dan memaksa kami turun karena pasti akan ada tempat. Lumayan loh kami diem di bis hampir 7 menitan. belum lagi nyasar2nya hampir 20 menit sendiri.  Huh, pengen deh numpang toyor tu pere...hahahahha..


Aku dan anakku duduk di VIP bareng Pak Fauzi dan istri, komisaris Oriflame Indonesia dan Mr. Jesper Martinson, COO Oriflame Global. Juga ada Diamond dari Medan duduk di sini. Eh eh eh, tapi meja di VIP nggak ada juice Jeruk, adanya Wine. Yaaah, sayah kan nggak minum wine. Jadi deh gue melipir ke meja downline2 gue minta juice jeruk . Heehehe




Welcome Dinner mengarungi sungai Seine selesai sudah. Menara Eiffel di malam hari sungguh gemerlap dan blink-blink. Di foto ini belum keluar blink-blinknya. Keren deh pokoknya. Alhamdulillah ya Allah aku bisa ke sini bersama anakku.
 Biasanya nih, gue tuh suka kelayapan kalau malam hari setelah acara2 selesai. Tapi karena batuk tak berhenti dan mata ngantuk berat, jadi dan anakku pulang menlanjutkan tidur kami untuk bisa bugar lagi besok paginya.


---

Hari Kedua conference, aku bertambah sakit. Seumur2 jalan2 ke Luar negeri aku batuk nggak berenti ya baru kali ini dan hari ketiga di sana badanku panas. Minum obat dari dokter yang juga Diamond di sana, tapi kok berhari2 nggak sembuh2...ealaaaa.. aku baru sadar obatnya Generik. Nggak tau bener nggak tau nggak deh, aku nih nggak bisa minum obat generik. Kudu yang paten2 gitu. Alhamdulillah dapat obat lagi dari Downline, sotya yang bapaknya juga dokter. Obatnya manjur. tapi emang dasar aku kecapean dan jalan terus...jadinya ya nggak sembuh2...


menjelang conference berfoto dulu dong bersama seluruh downline2ku yang sudah Leader2 ini... Cakep2 ya.. Ini yang disini, penghasilannya paling kecil 13 juta perbulan. Ada yang 25 juta/ bulan, ada yang 39 juta, ada yang 56 juta perbulan dan ada yang 90 jutaan perbulan.. nah yang terakhir penghasilan saya. Itu penghasilan kami dari Binis Oriflame ini.

Anak founder bossfamily bersama anaknya founder Oriflame... :)))
Conference satu hari ini cuma sekitar 5 jam saja kok. Membahas tentang produk2 baru yang akan keluar. Negara2 Asia dengan ranking2nya dalam hal rekrut, aktiviti dan kenaikan omsetnya. Menarik banget karena disini, suasana nasionalisme negara masing2 jadi sangat kentaaaaal sekali. Kalau Indoneisa menang, waaaahh kami teriak ngalah2in suara kembang api tahun baru.. heheh lebay yah gue.

Indonesia menjadi juara 1 di antara negara2 Asia dalam hal mencetak Senior Manager. Senior Manager ini adalah sebuah peringkat dengan penghasilan bulanan sekitar 5 - 7 juta/bln. Peringkat ini cikal bakal menjadi peringkat Director . Nah ayo orang Indoneisa, kita jadi Senior Manager yuuuk di Oriflame Indonesia. Belajar dong sama saya kalau mau jadi Senior Manger... heheheuuu teteeuuub gue mahh ujung2nya jualan ...
 Di Conference yang dinanti2 juga adalah pengumuman Peringkat TOP 15 Asia. Dulu nih, gue selalu pengen tau karena Indonesia menyabet berapa banyak tempat. Tapi kali ini gue menanti2 pemilihan TOP 15 ini karena pengen tau gue peringkat berapaaa? Setelah tahun lalu di Peringkat 19 Asia, kali ini sayah berapaaa? jengjengjeng... Alhamdulillah ya Allah.. Kau pilih aku menjadi orang nomer 6 dari seluruh Oriflame Asia. Pas pengumuman itu, ampuuunn downline2 gue yang cuma belasan itu, mendadak berisik sorai2 ngalahin suara seribu orang. Nah gue lebay lagi heheheh


Saat dipanggil ke Panggung, ini foto yang motret anakku...ihh gue bahenol juga yak...wakakakakakaka..amit2 ih ama orang geeran yah.... hehehehe...

Ya Allah, merinding baca tulisan di Layar belakangnya. Ini di baca oleh 600 peserta conferece seluruh Asia. Ya Allah, terimakasih sudah memilihku menjadi orang nomer 6 di Asia. Sebuah bisnis yang banyak ditolak orang ini aku lakukan dengan sepenuh hati jiwa raga. Tenaga keluar banyak, uang keluar banyak dalam artian ongkos kesana kemari buat bantu downline di dalam kota maupun luar kota, waktu yang tidak sedikit aku invest disini dalam artian hari sabtu dan minggu selalu terpakai untuk kerja membina downline.. tapi hasil ini maniiisssss sekali ya Allah. 


 Indonesia meraih 10 peringkat TOP 15 dari negara lainnya. Subhanallah. Luar biasa ya Indonesia. Ternyata orang-orangnya semangat semua dalam membangun ekonomi yang lebih mapan.
Kami para TOP 15 yang di panggung langsung di boyong ke menara Eiffel dengan naik bis yang ekslusif. Kami berangkat bersama para management Oriflame Global dan tentunya sang Founder Oriflame.

Turun dari bis di samping menara Eiffel kami para TOP 15 disuguhi Welcome Drink. Dan ini sedang berbincang-bincang hangat dengan Pendiri Oriflame... Luar biasa beliau ini, hangat, penuh ekspresi dan mau diajak berbincang2 dengan siapa saja. Belajar dari beliau juga nih, makanya kalau aku sombong dan suka beda2in orang malu juga ya...

Nggak mungkin kan nggak foto2... hehehe

Menara Eiffle salah satu keajaiban Dunia, sudah kudatangi, kutatap2 dari bawah kaki hingga ujung atasnya, kunaiki menaranya, bahkan kupegang2 besinya hahahahah...

Naahh ini foto dari bawah selangkangannya Menara Eiffel... :D
Ini foto dari second Floor Menara Eiffel. Kami diberikan kartu khusus untuk masuk jalur khusus yang nggak pakai antri2 oleh Oriflame sebagai TOP 15. Luar biasa yah. Sementara Alexandre anak dari mr. Robert Afjohnnik bersama bapaknya pula ke menara naik tangga. hebat yah. Kami - kami melihat mereka menaiki tangga menuju menara eiffel dengan cepat sekali langkahnya. Hebat.. Udah tua tapi masih jejeg kalo orang sunda bilang.

Kalau sayang uang untuk naik lift tapi mau ke menara Eiffel, harus siap antri panjang seperti ini ya.Antrian mulai dari lantai bawah menuju gerbang masuk, sampai naik ke atas, antri teruuuusssss.... kalau nggak mau antri mungkin jangan datang pas lagi musim liburan gini kali ya. Sebab waktu aku dan suami ke paris 2003 perasaan nggak rame2 kek pasar gini deh. Tapi dulu juga kami nggak naik ke menaranya sih hehehe.. yaaahh..uangnya ngepas. Bukan bicara nggak mau naik ya. Masa jauh2 dari Jakarta terbang beribu2 kilometer dan mahal pula bayar tiket pesawat nggak mau naik ke menara eifel.. jadi bukan nggak mau, Dulu sayang uang. Kalau nggak salah naik ke atas lift khusus itu biayanya 40 euroan deh. ya kalau jalan kaki mah wassalam...
saking banyaknya copet, sampai dibikin peringatan di mana2. Copetnya tuh nggak kaya orang-orang indonesia yang mukanya serem2 dan keliatan kumelnya loh. Di sana mah anak2 muda kebanyakan, cakep2 dan gaya2. Yaah, cakep gaya kalo nyopet mah  tetep aja copet yah..


 Dari Eiffel kami pulang dengan bis. Nggak kuat deh mau jalan2 sendiri. Kaki panaasss rasanya pake high heel. Sampai hotel... makan, makan apa? Mampir dulu dong ke kamar bosses Anna senior gold buat ambil nasi. hehehe. Lauknya mah saya punya bekel dari emak sayah...

Besok pagi...horeeyy city tour! Paris dingiinnn banget kalau pagi. Karena bekas hujan juga sih ya. City tour ini barengan dengan negara Asia lainnya. Kalau barengan sama Oriflame dunia, pasti kami dipisah2. Tetep aja sih Oriflame Asia selalu bersama-sama. Kami bosses mencar2 karena tergantung dapat bisnya nomer berapa. Diundangan sudah dicantumin, dan nggak enak juga kalau kami melipir2 semaunya.

Citi tour mengelilingi kota Paris. Ini di gereja Notre Dame. Sebenernya, kalau kita naik boat atau perahu yang banyak disewa2 di pinggir sungai Seine, kita pasti bisa turun disetiap lokasi2 wajib yang bagus untuk dikunjungi. Sayangnya waktu welcome dinner di boat yang disewa Oriflame, kami nggak ada berhenti2 gitu.


 Citi tour terakhir kami berenti di Eiffel lagi dan pas hujan. Ah, kenapa jadi males gini turun dari Bis. Jadi aku tetep aja tuh ama anakku di bis. nggak sendirian sih, ada beberapa yang ikutan juga cuma di bis. Bisnya ini ngetem persiiiss banget depan menara Eiffel. Asik deh

Pulang dari City tour, singgah di hotel naro belanja2an yang dibeli di deket toko Souvenir Notre Dame, ganti baju dan lanjut lagi pergi mau shopping2..awwwww

mejeng dulu bersama downline2ku di depan hotel tempat kami menginap sebelum pada melipir punya acara sendiri2








Aku yonna, ona, ainun dan anakku pergi bareng shopping-shopping ke BHV dan lanjut ke val D'europe. pergi ke Mall ini jauuhh banget karena sudah diujung dekat Disney. Abis ada yang manasin katanya toko2 cuma buka ya hari itu aja. besok2 karena minggu dan senin tanggal merah, jadi pada tutup. Huh, padahal maaahhh bukaaa teteuuuppp...

Belanja di Mall ini seneng banget, banyak merek yang nggak masuk ke Indonesia tapi di sana harganya juga nggak tinggi2 banget. Diujung mall ini ada factory outlet dengan brand2 terkenal dan lokasinya miriiipp banget dengan pertokoan di Bournemouth  - London.

Seperti inilah suasana Val D'europe yang menjual branded name harga factory outlet. Yaahh...se factory-factorynya mah teteppp weeeee mehong.. hehehe.. Yang borong di sini nih anak gue. Gue mah batuk melulu, pengennya pulang, selimutan sambil dikerok dan dielus2 suami... hadeeuuhh sok mesra bener!



Apalagi yang dicari kalau sudah ada resto jepang depan mata. Karena pasti ada nasinya. Hehehe. Makan ber lima menghabiskan 76 euro.. not bad kan? bagi aja ber lima orang.


----

Hari ke Empat di Paris : Jalan-jalan Ke Disneyland!

Sayangnya nih, gue nggak terlalu suka dengan naik2 wahana gitu. Anak cowok gue yang ini pun begitu. Beda kalau sama syokofa. Dia mau banget tuh naik yang serem bikin jantung melorot ampe mata kaki. Padahal nih ya, Oriflame udah beliin kami tiket yang anti ngantri. Jadi masuk aja nyeplos-nyeplos gitu nggak usah sungkan2. Tiket yang dikasih oriflame tuh tiket mahaaaall. Tapi teteuubb.. aku dan anakku ke sana cuma shopping2 aja, alhamdulillah dpt voucher belanja 30 euro per orang, jadi mari manfaatkan sebaik2nya untuk shopping. Hehehe..



Pulang duluan dari Disney naik Kereta, asli ke sana cuma belanja aja. Ini foto depan hotel sesaat setelah kami tiba dari Disney.

Pulang dari Disney, melipir lagi ama Yonna dan kakak sepupunya yang tinggal di Belanda dan datang khusus menemani Yonna Kairupan. Dari sini kami ke Benlux, sebuah pertokoan tanpa pajak yang menjual tas, parfum, kacamata dan macem2 deh yang serba branded daaaaann... dilayani dengan orang Indonesia.

Ke sini dapat info dari Wiwi salah satu Downlineku yang dulu 2 tahun sekolah S2 di Paris. Aku naik taxi ke sini. Letaknya deket banget sama Louvre. Tinggal nyebrang gitu deh. Begitu sampai di Benlux, nanti ada stiker di setiap lantai : LAntai dua khusus Indonesia. Ternyata disitu yang melayani kami orang2 Indonesia yang memang kerja disitu, ada juga yang sekolah di sana sambil nyambi2 cari duit.
Beli apa disini? Anakku beli tas Guess khusus cowok buat sekolah. Aku beli parfum aja buat emak.
Dari sini kami misah dengan yonna karena aku mau ke Champ-Elysees nemenin anak gue yang dikasih jajan ama bapaknya 500 euro. Medit deh anak gue, dikasih jajan ama bapaknya masa cuma bayarin taxi sekali di sana, itu juga cuma 5 euro. Heheh dasar anak!Tau bener dia emaknya beduit. Susah kalo di Oriflame, news letter suka majang2 cash award kita!

Asli deh di sepanjang jalan sini gue meriang. Pengen ngantri di Louis Vuitton tapi dingiinn banget karena antrinya di luar. Yasudah...batal sajalah liat2 toko LV yang 3 lantai ini. Beuuhh antriannya ngalah2in tutup point Oriflame jaman belum ada website V3.

Naaah, malam harinyaaa.. sahabat lamaku ketika kami kerja di hotel Imperial Century dulu datang. namanya Dewi. Dewi ini dulu kerja di Hotel di bagian Lounge. Trus ceritanya ada tamu hotel yang naksir dan menikahinya. weleehh, si tamu yang kalau berbusana menurut dewi 'selengean' cuma pakai kaos dan celana pendek ini ternyata tajir melintir. Beliau yang punya pabrik kembang api terbesar ke dua di dunia. Nah lohhh... Jadi deh ikutan tajir. nasib orang nggak ada yang tau. Makanya jangan suka ngenyein orang, nasib orang bisa jauh lebih tinggi dari kita tauuuuu.. Bersyukur banget gue mah baek ke semua orang. Ngobrol hayu. Pergi hayu. Asal jangan ribet deh ama gue mah, pasti gue mau kok wara wiri sama siapapun.

Dewi datang dengan sekoper oleh2. Ampunnn. MInyak wangi Versace buat gue, parfum Issey Miyake buat anak gue. Aksesoris 4 kalung buat gue. Coklat yang mahal sekoper. Suaminya juga ngasih kaos dan agenda buat gue. Aduuhh baek bener nih si Dewi. Ga imbang deh ama pemberian gue buat dewi. Nastar yang tau2nya udah remuk isinya. kastengel. Kerik kentang, oreg tempe, Telur asin, dan Indomie. tapi katanya buat dia itu mewah di Paris. Secara dia waktu pulang ke Indo bagasinya over 15 kilo dan dia harus bayar semua, padahal isinya cuma jengkol, pete,  Indomie, kerupuk dan semua makanan Indonesia,

Dewi nginep di hotelku karena besok kami mau jalan2. Sebenernya awalanya aku nih yang mau datang ke kotanya dewi, mau dibayarin pula tiket TGVnya pulang pergi, tapi masalahnya aku bener2 padet di Paris. Bersyukur dewi yang datang ke Paris dengan kereta dari Bergerac 3 jam perjalanan menuju Paris.

Besoknya kami belanja2 di laffayete. e buset neeeekk... si Dewi gampang bener ngeluarin cek buat bayar2in gue belanja segala macem. Aduuhh Dewi, aku doain ya rumah tanggamu bertambah2 bahagia bersama Dominic dan dua anakmu yang lucu Nicola dan karen. Bertambah2 rejekinya dan selalu sehat.
Dewi ini pernah pergi bersama mertuanya di Perancis dan mobilnya masuk jurang, sehingga dewi dan mertuanya harus dioperasi karena ada beberapa urat yang kejepit di tulang2nya. Aku doain ya wi, cepat sembuh dan kalau pun harus lumpuh total seperti yang dewi bilang, lumpuhnya 2 hari aja, biar dewi diem di rumah nggak melipir jalan2 terus, heheheheh...

Ditraktir Dewi makan di resto china, melimpah ruah nggak abis. Ini ya si Dewi nih lucu deh, tiap gue mau bayar: ntar aja mba meuthia bayarin kalau di Jakarta. Laaah, februari lalu pas dewi ke Jakarta, tetep aja gue di bayarin dia. Di atas langit ada Langit. Uang gue yang puluh2 juta gini mah seemprit kali ya dimata dia... hehehe

Ngeliat tiket kereta TGVnya Dewi, biayanya sekali jalan 125 euro. Aduuh kalau dia bayarin gue and anak gue ke kotanya berarti doi bakalan abis bayarin gue 500 euro... untung deh gue ga pergi... Suka nggak enak hati ya kalau ketemu orang baek hati. Malah nggak mau tuh aji mumpung!

Ini Dewi, dulu kerja di hotel, sekarang punya hotel mewah di Bali...yang 'jagain' hotelnya adalah general manager kami saat di Imperial hotel dulu. Hehe, dulu dewi anak buahnya, sekarang gantian ya wi, dirimu bossnya bule itu saat ini. Heheh. That's Life...
Beuh anak gue udah gedeeee....yang jadi mantu gue insya Allah enak deh fasilitasnya sama kaya ke anak! hahahah...

----

Malam penghargaan di Carroussel de Louvre..

Suka nggak selesei2 mikir tentang satu ini:
Ya Allah, ini kan bisnis cuma puluhan ribu doang ya, tapi kok bisa ya sampai merecognisi leader2nya di negara orang dan heboh banget pelayananannya, gitu.

Benerah deh, ituuuuu terus yang suka aku tanyakan ke diri sendiri. Betapa beruntungnya saya nih kenal dan jatuh cinta dengan Oriflame.
Sadar banget jutaan orang pengen punya kehidupan seperti ini tapi nggak tau caranya.
Makanya nih, buat yang sudah ada di Oriflame, jangan suka leha-leha dan banyak alesan!
Sumpah deh, sayang banget waktu yang bisa dikelola untuk menjadikan kamu membuat impianmu jadi nyata di sini!


Ini adalah lukisan dari pasir yang selesai hanya hitungan kurang dari 3 menit oleh tangan yang kreatif. Ini dipertontonkan di depan panggung, si tangan bule yang kreatif itu diaksih kamera dan kami bisa langsung nonton di layar hasil kreasinya.

Malam recognisi dimulai dari peringkat Gold. Ada downline2ku direcognisi disitu mulai dari Gold, Senior Gold, Sapphire, Diamond, Senior Diamond dan terakhir aku dengan dua title : Double Diamond dan Executive Director. Alhamdulillah atas kemudahan ini untuk ku dan downline2ku ya, Allah...

ini recognisi untuk Double Diamond, bareng2 sama negara lain dan sepanggung sama downlineku Nadia dan Dini. Untuk recognisi new Executive Director nggak ada fotonya nih. karena aku mengajak anakku ke panggung juga. tapi sebenernya ada videonya, Insya Allah aku upload ke youtube ya..

Ini upline2ku, Dimulai dari Bu Nani- disamping kiriku, lalu bu Een - ujung paling kiri, Lalu cici Lana yang kakak kandung dari Cynthia Venika - sebelah bu een, lalu Cynthia Venika yang pakai bulu2 merah juga. Aku menghormati dan menyayangi mereka, walaupun namanya manusia, adalah aku suka ngambeg2nya sama mereka kalau ditegur mereka. Tapi nggak pernah sampai sakit hati dan melupakan mereka sebagai orang yang membimbingku di awal2 bisnis ini. Aku ada karena mereka! Nggak bisa dipungkiri hal itu! Tuhan memberi jalanku lewat mereka. Terutama uplineku langsung ibu Djun in dan Bapak hadi yang nggak ikut ke Paris karena uplineku sedang hamil anak ke dua. Bisa dibilang mereka ini selalu ada di hatiku. Pernah ibu Djun in uplineku ini menangis di depan aku sampai aku ikutan nangis juga akhirnya karena berasa banget bisnis ini jadi membuat kami seperti keluarga. Adalah ceritanyaaa.... mau tau ajehhh. heheheheh. Eh ya, bulu2 ini diberikan saat kami dipanggung. Bulu hitam diberikan untuk peringkat Director yang direcognisi, Putih untuk Diamond, dan merah untuk Executive tim.

Sebenernya pengen banget difoto bareng2 pada bawa papan cash award, tapi papannya gede banget, bisa2 orangnya malah nggak keliatan. Inilah aku dan leader2ku yang dengan mereka aku bisa seperti ini. Inilah mereka yang percaya sama aku di awal2 bisnis ini untuk nulis formulir Oriflame dan ngikutin apa yang aku arahkan. Diantara banyak yang nolak, ehhh mereka mau tuh berjuang bersama aku. Sekarang lihatlah kami berfoto bersama di Louvre -- Paris.


Inilah Malam terakhir kami di Paris. Besoknya jam 4 sore kami ke bandara Paris dan terbang menuju Frankfurt untuk Terbang kembali ke jakarta dalam waktu tempuh 12 jam pernerbangan.

Sampai jumpa di liburan Brazil dan Argentina Januari mendatang. Ampun ye Oriflame ngajak liburan melulu......


Yang suka liburan kaya saya... hayudeh jalanin Peluang bisnis Oriflame, jangan suka pake produknya doang. Sayang...
Ayo kita jalanin bisnisnya dan raih semua penghargaan yang dijanjikan..

Oh yaa...saat ini aku sedang menanti BMWku datang lhoooo.....
BMW ini hadiah dari Oriflame karena aku naik peringkat jadi Executive.
Woooww ya. Udah punya bonus bulanan puluh2 juta, dikasih mobil BMW, disuruh liburan pula gratis dengan 4 tiket. Subhanallah ya Allah, jalan yang KAU tunjuki ini Jalan yang menyenangkan dalam mengisi lembaran sebuah hidup..







































































0 comments:

Poskan Komentar